Tuliskan 4 manfaat kita beriman kepada hari kiamat

Ilustrasi hari akhir. Foto: Pixabay

Iman kepada hari akhir termasuk dalam rukun iman yang harus diyakini umat Muslim. Artinya, umat Muslim wajib memercayai bahwa kan datang waktu di mana alam semesta beserta seisinya hancur dan kehidupan semua makhluk Allah SWT berakhir atas kuasa-Nya.

Umat Muslim tak boleh meragukan keberadaan hari akhir, sebab peristiwa ini sudah digariskan dan telah tercantum dalam Al Quran maupun hadits. Salah satunya diceritakan dalam Surat Al A’raaf ayat 187 berikut ini:

Mereka menanyakan kepadamu tentang hari akhir: "Kapankah terjadinya?" Katakanlah:"Sesungguhnya pengetahuan tentang itu ada pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat bagi yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba." Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Tuhan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui."

Hikmah Iman kepada Hari Akhir

Allah SWT tidak menjadikan sesuatu sia-sia tanpa tujuan dan hikmah di dalamnya, tak terkecuali iman kepada hari akhir. Berikut beberapa hikmah beriman kepada hari akhir yang dapat dipetik umat Muslim.

1. Meningkatkan Ketakwaan kepada Allah SWT

Beriman kepada hari akhir berarti memercayai bahwa segala perbuatan yang dilakukan di dunia, baik maupun buruk akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Karena itu, umat Muslim yang mengamalkannya akan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT agar lebih dekat dengan-Nya.

2. Senantiasa Beramal Saleh

Ilustrasi beriman kepada hari akhir. Foto: Medium

Seorang hamba yang beriman kepada hari akhir akan senantiasa beramal saleh. Misalnya menjalani sholat lima waktu, memperbanyak sholat sunnah, dzikir, puasa, dan sebagainya. Karena mereka yakin bahwa setelah hari akhir pasti ada hari pembalasan di mana semua perbuatan selama di dunia akan dibalas oleh Allah SWT.

3. Berbuat Baik kepada Sesama

Tidak hanya mempererat hubungan dengan Allah SWT, beriman kepada hari akhir juga mengingatkan seorang Muslim untuk memerhatikan hablu minannas, hubungan antarsesama manusia. Hubungan ini perlu diperhatikan agar keseimbangan hidup dapat terjaga.

4. Muncul Rasa Takut Berbuat Maksiat

Akan muncul rasa takut ketika berbuat maksiat selama di dunia. Mereka akan menjauhi kemaksiatan karena takut tidak bisa mempertanggungjawabkannya saat hari akhir telah tiba. Karena itu, umat Muslim akan lebih berha-hati dalam berperilaku agar perbuatannya tidak membawanya merasakan azab Allah SWT.

5. Mempersiapkan Diri dengan Baik

Tidak ada seorang pun kecuali Allah SWT yang tahu kapan hari akhir tiba. Karena itu, seorang Muslim yang beriman kepada hari akhir akan mempersiapkan dirinya dengan sebaik mungkin untuk menghadapinya. Dengan penuh kesungguhan, umat Muslim akan memperbaiki amal ibadahnya agar membawa bekal yang cukup saat kelak hari akhir tiba.


Page 2

Ilustrasi Fungsi Iman Kepada Hari Akhir, sumber: Teks Co

Sebagai umat Muslim, tentu kita harus mengetahui fungsi Iman kepada hari akhir. Iman kepada hari kiamat atau hari akhir adalah salah satu rukun iman yang kelima dalam Islam. Meyakini hari kiamat sebagai hari yang nyata adalah kewajiban bagi setiap muslim.

“Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah.’ Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya.” [Al-Ahzaab: 63]

Namun apa sebenarnya fungsi dari beriman kepada hari akhir? Berikut ini adalah beberapa penjelasan singkat tentang fungsi dari beriman kepada hari kiamat.

Fungsi Beriman Kepada Hari Akhir

Dengan beriman pada hari akhir, maka secara otomatis akan bertambah pula keimanan kita pada Allah SWT. Tidak akan sempurna iman seseorang sebelum ia beriman kepada hari kiamat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada para rasul-Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” Orang tadi berkata, “Engkau benar.” (HR. Muslim, no. 8)

Iman kepada hari akhir akan membuat seseorang menjadi lebih berhati-hati dalam melakukan segala tindakan. Hal ini dikarenakan ia tahu bahwa kiamat dapat terjadi kapan saja. Hal ini telah dijelaskan dalam surat Al-A’raf, yang artinya sebagai berikut.

“Mereka bertanya kepadamu tentang kiamat: Bilakah terjadinya? Katakanlah! Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku, tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (hura-haranya bagi makhluk) yang di langit dan yang di bumi. Kiamat itu tidak datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah! Sesungguhnya pengetahuan tentang Hari Kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.(Al-A’raf, 7:187)

3. Lebih ketat menjaga ibadah

Iman kepada hari akhir juga akan sangat membantu untuk membuat seseorang lebih ketat dalam menjaga ibadahnya. Hal ini terdapat dalam surat Maryam, yang artinya sebagai berikut.

“(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat, dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga” (Maryam, 19:85-86)

Percaya pada hari akhir juga akan membuat seseorang akan jadi lebih rajin mengerjakan berbagai macam amalan. Hal ini terdapat dalam surat Az-Zalzalah, yang artinya sebagai berikut.

“Apabila bumi digoncang dengan goncangannya (yang dahsyat). Dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikeluarkannya). Dan manusia bertanya: Mengapa bumi (jadi begini?). Pada hari itu bumi menceritakan beritanya. Kerana sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia keluar dari kubur-kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaannya. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrahpun nescaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan sesiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrahpun, nescaya akan melihat (balasan)nya”. (Az-Zalzalah, 99:1-8)

Iman kepada hari akhir juga akan membuat seseorang lebih rajin melakukan ibadah sunnah. Ibadah atau amalan sekecil apapun akan menjadi perhitungan di hari kiamat. Hal ini juga terdapat dalam surat Al-Anbiya, yang artinya sebagai berikut.

“Kami akan memasang timbangan yang tepat pada Hari Kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti Kami mendatangkan (pahalanya). Dan cukuplah Kami sebagai Pembuat perhitungan”. (Al-Anbiya, 21:47)

Iman kepada hari akhir akan menumbuhkan sifat tidak takut mati. Hal ini dikarenakan ia selalu melakukan berbagai hal yang baik. Sehingga ia tidak lagi takut mendapatkan azab dari Allah dan malaikat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya:

“Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapati laknat Allah, para Malaikat dan manusia seluruhnya. Mereka kekal di dalam laknat itu; tidak akan di-ringankan siksa dari mereka dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.” [Al-Baqarah/2: 161-162]

Setiap umat Muslim tentu harus memahami fungsi iman kepada hari akhir. Ada pun fungsi beriman kepada hari akhir yaitu mulai dari menambah keimanan hingga tidak takut mati. Semoga kita senantiasa menjadi manusia yang beriman dan selalu menjaga ibadah. Aamiin.(ANG)