Jelaskan apa yang dimaksud dengan teknologi komunikasi dan teknologi?

JAKARTA, iNews.id – Sering kali terdengar dan dijumpai, banyak orang begitu penasaran ingin mengetahui apa yang dimaksud dengan teknologi informasi dan komunikasi? 

Teknologi Informasi dan Komunikasi atau TIK memang seolah menjadi ‘makanan sehari-hari’ manusia modern saat ini.

Manusia saat ini bahkan begitu ketergantungan dengan teknologi informasi dan komunikasi yang sudah mempermudah dan mempercepat sebagian besar pekerjaannya. Lalu, apa definisi dan contoh teknologi informasi dan komunikasi? Simak ulasan dari  berikut ini.

Apa yang dimaksud dengan teknologi informasi dan komunikasi?

Definisi teknologi informasi dan komunikasi

Secara harfiah, teknologi informasi dan komunikasi merupakan metode ilmiah yang berhubungan dengan pengiriman serta penerimaan berita atau data tertentu.

Sedangkan definisi teknologi informasi dan komunikasi yang dilansir dari laman resmi Kominfo adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan pemrosesan, pengelolaan, dan penyampaian atau pemindahan informasi antar media.

BACA JUGA:
Google Hapus Informasi Last Update dari Play Store

Selain itu, William E. Sawyer, seorang ilmuwan di bidang teknik elektro dan penerangan listrik mengatakan bahwa teknologi informasi dan komunikasi adalah sebuah struktur dari teknologi yang menggabungkan komputer dengan jalur komunikasi kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.

Dari seluruh definisi di atas dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi adalah sebuah struktur yang saling berkaitan untuk menjalankan aktivitas-aktivitas kelola, manipulasi, hingga transfer data dari satu sarana atau media ke media lainnya.

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di dunia ini terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman yang terjadi.

Apabila dahulu manusia pra sejarah menyampaikan informasi melalui tulisan-tulisan di batu, kayu, atau dinding goa, manusia masa kini bisa melakukannya dengan mudah melalui internet.

Awal ditemukannya alfabet dan angka pun menjadi sebuah permulaan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi manusia modern.

Setelah itu, penemuan-penemuan lain di abad-abad setelahnya turut mempercepat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di dunia saat ini.

Beberapa penemuan penting yang mengubah dunia dari bidang teknologi informasi dan komunikasi adalah penemuan teknologi perecetakan oleh Johannes Gutenberg (1455), penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell (1875), penemuan televisi oleh Philo Farnsworth (1928), penemuan komputer oleh Alan Turing (1943), hingga penemuan internet oleh Leonard Kleinrock (1969).

Dengan semakin bertambahnya tahun, teknologi informasi dan komunikasi dipastikan akan terus berkembang dan mempengaruhi peradaban manusia di masing-masing zaman.

Editor : Komaruddin Bagja

Bagikan Artikel:




Diperbarui tanggal 29/01/2022

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK terdiri dari dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Dalam kamus Oxford (1995), teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer untuk menyimpan, menganalisis, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar. Rusman, dkk. (2012) menyatakan bahwa:

“Teknologi Informasi adalah serangkaian tahapan penanganan informasi, yang meliputi penciptaan sumber-sumber informasi, pemeliharaan saluran informasi, seleksi dan transmisi informasi, penerimaan informasi secara selektif, penyimpanan & penelusuran informasi, dan penggunaan informasi”.

Teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Teknologi informasi merupakan perangkat-perangkat teknologi yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, proses dan sistem yang digunakan untuk membantu proses komunikasi.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, pengelolaan dan penyampaian atau pemindahan informasi antar sarana/media.

Menurut UNESCO TIK adalah perangkat teknologi dan sumber daya yang beragam yang digunakan untuk mengirimkan, menyimpan, membuat, berbagi, atau bertukar informasi.

Menurut Bambang Warsita (2008:135) teknologi informasi adalah sarana dan prasarana (hardware, software, useware) sistem dan metode untuk memperoleh, mengirimkan, mengolah, menafsirkan, menyimpan, mengorganisasikan, dan menggunakan data secara bermakna.

Secara terpisah pengertian teknologi informasi dan teknologi komunikasi dapat dibedakan menjadi  teknlogi informasi dan teknologi komunikasi:

  1. Teknologi informasi digunakan untuk mengolah informasi. Contoh teknologi informasi adalah komputer.
  2. Teknologi komunikasi digunakan untuk memindahkan informasi dari sumber ke penerima. Contoh teknologi komunikasi adalah telepon dan televisi.

Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses manipulasi data dan pengelolaan informasi. Teknologi komunikasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses penyampaian atau pengiriman informasi dari pengirim ke penerima. Dari pengertian teknologi informasi dan teknologi komunikasi, kedua teknologi tersebut merupakan teknologi padanan tak terpisahkan, artinya kedua teknologi itu saling berkaitan erat satu sama lain. Teknologi informasi dan komunikasi merupakan segala bentuk kegiatan yang terkait dengan proses manipulasi, pengelolaan, dan pemindahan informasi dari pengirim ke penerima.

Istilah Teknologi Informasi (Information Technology) mulai populer di akhir dekade 70-an. Pada masa sebelumnya istilah Teknologi Informasi dikenal dengan Teknologi Komputer atau pengolahan data elektronik atau EDP (Electronic Data Processing). Secara umum, Lucas dalam Munir (2008) menguraikan defenisi Teknologi Informasi, yang dijelaskan sebagai berikut: ”Teknologi Informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis, micro komputer, komputer mainframe, pembaca barcode, perangkat lunak, pemproses transaksi, perangkat lunak lembar kerja (worksheet) dan peralatan komunikasi dan jaringan merupakan contoh Teknologi Informasi”.

TIK merupakan segala bentuk teknologi yang menunjang penyampaian informasi dan pelaksanaan komunikasi searah, dua arah atau bahkan lebih. Pengertian lain juga menyebutkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat dikatakan sebagi ilmu yang diperlukan untuk mengelola informasi agar informasi tersebut dapat dicari dengan mudah dan akurat. Dalam ruang lingkup akademis, TIK sebagai sisi dari suatu sistem informasi,yang terdiri atas perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), jaringan komputer dan peralatan lain terkait dengan TIK.

Dengan demikian Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan pemindahan informasi antar media. Teknologi informasi dan komunikasi merupakan peralatan elektronika yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak serta segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengolahan, dan transfer atau pemindahan informasi antar media (Rusman, dkk. 2012:89).

Media Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum adalah semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Jika dilihat pada saat sekarang ini perkembangan teknologi informasi terutama di Indonesia semakin berkembang. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan.

Media berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam dunia pendidikan keberadaannya tidak dapat dipisahkan dengan tuntutan pembelajaran abad-21. Dalam perspektif pendidikan global, TIK merupakan soko guru (penopang) efektifnya penyelenggaraan pendidikan. Bahkan, TIK dalam perkembangannya mendorong semua elemen-elemen pendidikan modern, guru, siswa, orang tua dan sekolah dituntut untuk adaftif dalam menyingkapinya (Sutrisno, 2012). Menurut Alessi dan Trollip et al dalam Sutrisno (2012), Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bukan hanya sebatas bagaimana mengoperasikan komputer saja, namun bagaimana menggunakan teknologi untuk berkolaborasi, berkomunikasi, melakukan penelitian, dan menyelesaikan berbagai persoalan dalam proses pembelajaran yang semakin kompleks dan berkembang secara dinamis.

Keunggulan Media Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi

Menurut Sadiman dkk (2012) secara umum media mempunyai keunggulan-keunggulan sebagai berikut:

  1. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalitis (dalam bentuk kata-kata lisan belaka)
  2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera.
  3. Penggunaan media secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sifat pasif anak didik. Dalam hal ini media berguna untuk menimbulkan kegairahan belajar, memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dan lingkungan serta kenyataan, dan memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri menurut kemampuan dan minatnya.
  4. Dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi Pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri. Masalah ini dapat diatasi dengan media, yaitu kemampuannya dalam: memberikan perangsang yang sama, mempersamakan pengalaman serta menimbulkan persepsi yang sama.

Selain itu Faizi (2013) mengemukakan media pembelajaran memiliki fungsi dan peran khusus, diantaranya:

  1. Menangkap suatu objek dan peristiwa. Peristiwa-peristiwa penting atau objek yang langka dapat diabadikan dengan foto, film, dan direkam melalui video atau audio, kemudian peristiwa itu disimpan dan digunakan manakala diperlukan.
  2. Memanipulasi keadaan, peristiwa, atau objek. Melalui media pembelajaran, guru dapat menyajikan bahan pelajaran yang bersifat abstrak menjadi konkret, sehingga mudah dipelajari dan menghilangkan verbalisme.
  3. Menambah motivasi belajar. Penggunaan media dapa menambah motivasi belajar siswa, sehingga perhatian siswa terhadap materi pembelajaran dapat meningkat.