Apa saja dimensi pancasila sebagai ideologi terbuka?

Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka : Contoh, Dimensi, Nilai, Kedudukan, Fungsi, Ciri :

Apa saja dimensi pancasila sebagai ideologi terbuka?

Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Pancasila dikatakan sebagai ideologi terbuka karena Pancasila (sebagai ideologi) mampu menyesuaikan diri dalam perkembangan zaman (hingga kini) tanpa pengubahan nilai-nilai dasarnya. Bukan berarti nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila dapat diubah dengan nilai dasar lain, karena hal itu sama saja artinya dengan meniadakan Pancasila atau meniadakan identitas/jati diri bangsa Indonesia. Nilai-nilai dasar Pancasila dapat dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman serta dinamika bangsa Indonesia secara kreatif dengan memperhatikan tingkat kebutuhan dan perkembangan masyarakat Indonesia sendiri. Baca juga : Pancasila : Pengertian, Sejarah, Makna, Tujuan, Dasar, Bunyi, Fungsi

Contoh Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Contoh yang pertama ini tertuang dalam sila ke-2 yaitu “kemanusiaan yang adil dan beradab”. Dalam sila tersebut sudah dijelaskan bahwa kemanusiaan sangat dihargai dan sangat dijunjung tinggi oleh pancasila. Sebagai dasar negara, Pancasila juga memiliki tujuan yang sangat penting dan bersangkutan dengan masyarakat Indonesia.  karena Pancasila sangat menghargai dan menganggap “kemanusiaan” merupakan suatu hal yang sangat penting dan tidak bisa diabaikan begitu saja.

Contoh yang kedua ini tertuang pada sila pertama yaitu “KeTuhanan yang Maha Esa”. Indonesia merupakan negara yang menganut berbagai macam agama, tidak hanya ada satu agama saja. Terdapat berbagai macam agama yang ada di negara Indonesia, sehingga membuatnya menjadi Bhinneka Tunggal Ika. Ideologi terbuka pancasila membuat masyarakat Indonesia bisa memiliki cara pandang dan cara berpikir yang lebih terbuka dan lebih bersifat rohani. Selain itu Ideologi pancasila juga berperan dalam menjunjung tinggi nilai keTuhanan. Sebab bangsa Indonesia dan kita sendiri memang ada di dunia ini karena Tuhan yang Maha Esa telah menciptakan dan telah melindungi kita sampai hari ini.

Sementara contoh yang ketiga menuturkan bahwa ideologi terbuka Pancasila tidak memaksakan individunya, melainkan mempersatukan kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia sehingga tujuan dan cita-cita Bangsa Indonesia bisa tercapai dengan baik. Dengan adanya ideologi pancasila sebagai dasar negara Indonesia maka masyarakat tidak dipaksakan untuk tidak menerima budaya dari luar, sebab Ideologi pancasila ini bersifat sangat fleksibel dan sangat terbuka sehingga masyarakat bisa menyesuaikan diri dengan sangat mudah. Baca juga :  Pancasila Sebagai Sistem Filsafat

Dimensi Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Terdapat 4 dimensi utama Pancasila sebagai ideologi terbuka. Yang mana keempat dimensi tersebut antaralain adalah sebagai berikut:

  • DIMENSI IDEALITAS, Dalam pancasila terkandung nilai-nilai dasar sebagai ideologi dan cita-cita ideal yang hendak diwujudkan dalam semua bidang kehidupan.
  • DIMENSI NORMATIF, Idealitas yang terkandung oleh Pancasila kemudian diajarkan dalam bentuk norma yang merupakan bagian dari norma kenegaraan.
  • DIMENSI REALITAS, Nilai yang terkandung di dalam ideologi pancasila memang mengakar dalam kehidupan nyata (real) masyarakat.
  • DIMENSI FLEKSIBILITAS, Pancasila memiliki keluwesan sehingga mampu berjalan serta berkembang dengan perkembangan zaman, sehingga muncul pemikiran-pemikiran baru namun tidak kehilangan hakikatnya.

Nilai Nilai Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Keterbukaan ideologi Pancasila dalam penerapannya sebagai pola pikir yang dinamis dan terkonsep, dikenal berkat adanya tiga tingkatan nilai-nilai yang terkandung didalamnya. Nilai-nilai tersebut diantaranya yaitu:

  1. Nilai dasar, merupakan nilai yang paling dasar, dimana nilai ini bersifat tetap dan tidak berubah. Nilai tersebut terdapat dalam kelima sila dalam Pancasila.
  2. Nilai instrumen, merupakan nilai dasar yang diuraikan secara dinamis dalam Undang-Undang Dasar 1945, yang maknanya perlu diuraikan agar lebih dipahami oleh masyarakat.
  3. Nilai praktis, merupakan perwujudan nilai instrumental yang terdapat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara. Nilai tersebut bersifat abstrak, misalnya saling menghormati, bekerjasama, dan kerukunan antar sesama. Baca juga : Pancasila Sebagai Dasar Negara : Makna, Fungsi, Contoh, Dasar Hukum

Kedudukan Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Kedudukan Pancasila sebagai ideologi yang terbuka merupakan sebuah acuan dasar terhadap pandangan hidup bangsa Indonesia guna menyelanggarakan kehidupan bangsa Indonesia yang memiliki sifat terbuka pada hal-hal baru sesuai dengan tuntutan zaman namun dengan tanpa menghilangkan atau mengubah nilai-nilai dasar yang termuat dalam nilai-nilai pacasila itu sendiri.

Fungsi Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

  1. sebagai dasar negara yang memiliki kedudukan sebagai norma dasar atau norma fudamental maka dengan ini pancasila menempati norma  hukum tertinggi dalam negara ideologi indonesia.
  2. sebagai sumber hidup bagi bangsa Indonesia.
  3. sebagai pandangan hidup bangsa Idonesia.
  4. sebagai jiwa dan kepribadian bangsa indonesia. Baca juga : Garuda Pancasila : Pengertian, Urutan Lambang, Gambar

Ciri Ciri Ideologi Terbuka

Keseragaman yang ada dalam suatu masyarakat dapat berupa suku budaya, maupun agama. Sehingga semua hal juga dapat diterima dengan mudah sebagai salah satu bagian dari kehidupan yang ada di masyarakat yang majemuk.

Ideologi terbuka bukan berasal dari Negara namun merupakan gagasan yang memang timbul dari hasil pemikiran semua masyarakat yang tercermin dari segala sisi di kehidupan masyarakat.

Dalam hal ini juga tidak memaksa, merampas hak yang dimiliki oleh masyarakat. Tetapi lebih kepada inklusif dan juga dapat menginspirasi masyarakat agar memiliki kehidupan yang bertanggung jawab.

Baca juga :

Demikianlah ulasan dari ppkn.co.id mengenai Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka : Contoh, Dimensi, Nilai, Kedudukan, Fungsi, Ciri, semoga bisa bermanfaat.

Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka, Foto: Dok. kumparan.com

Apakah kamu pernah mendengar istilah pancasila sebagai ideologi terbuka? Mungkin kamu tidak asing dengan Pancasila, namun apakah kamu mengetahui arti dari ideologi terbuka?

Ideologi terbuka adalah ideologi di mana dapat menyesuaikan serta mengikuti perkembangan zaman. Jika digabungkan dengan istilah pancasila, maka pancasila sebagai ideologi terbuka adalah pancasila merupakan ideologi yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tanpa diubah nilai dasarnya. Bisa diartikan pula bahwa pancasila sebagai ideologi terbuka adalah ideologi di mana nilai-nilai pancasila dapat dikembangkan sesuai dinamika kehidupan bangsa Indonesia.

Syarat Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Untuk menjadi sebuah ideologi terbuka, pancasila sudah memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Nilai Dasar: Adalah sebuah nilai dasar yang tidak berubah. Contohnya adalah UUD 1945.

  2. Nilai Instrumen: Adalah nilai-nilai dari nilai dasar yang dijabarkan lebih dinamis ke dalam UUD 1945, ketetapan MPR, serta peraturan perundang-undangan lainnya.

  3. Nilai Praktis: Adalah nilai-nilai yang dilaksanakan di seluruh aspek kehidupan sehari-hari. Hal ini mencakup kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dimensi Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Pancasila sebagai ideologi terbuka mencakup tiga dimensi penting. Berikut ulasannya:

  1. Dimensi Realitas: Adalah nilai mendasar yang mencerminkan realita kehidupan masyarakat.

  2. Dimensi Idealisme: Adalah suatu ideologi yang ada di dalam nilai dasar harus mampu memberikan harapan dan cita-cita pada masyarakat, untuk kehidupan yang lebih baik.

  3. Dimensi Pendukung: Mencerminkan atau menggambarkan kemampuan suatu ideologi untuk mempengaruhi serta menyesuaikan dengan perkembangan masyarakat.

Ciri-Ciri Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Adapun pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki sejumlah ciri-ciri, yang dijabarkan sebagai berikut:

  1. Pancasila mempunyai pandangan hidup, tujuan, dan cita-cita masyarakat Indonesia yang berasal dari kepribadian masyarakat Indonesia sendiri.

  2. Pancasila mempunyai tekad dalam mengembangkan kreatifitas dan dinamis untuk mencapai tujuan nasional.

  3. Terjadi atas dasar keinginan bangsa (masyarakat) Indonesia, tanpa campur tangan atau paksaan dari sekelompok orang.

  4. Pengalaman sejarah bangsa Indonesia.

  5. Dapat menginspirasi masyarakat untuk bertanggung jawab sesuai nilai-nilai pancasila.

  6. Menghargai pluralitas sehingga diterima oleh seluruh masyarakat dari berbagai latar belakang.

Itu dia ulasan mengenai pancasila sebagai ideologi terbuka. Semoga dapat menambah wawasanmu mengenai pancasila dan ilmu kewarganegaraan, ya!