Apa yang dimaksud dengan tendangan bebas langsung dalam sepak bola?

tirto.id -

Dalam permainan sepak bola, terdapat hadiah tendangan bebas (free kick) bagi sebuah tim jika kubu lawan melakukan pelanggaran. Bagaimana aturan tendangan bebas? Apa saja jenis tendangan bebas? Apa pula perbedaan tendangan bebas dengan tendangan penalti?

Berdasarkan Laws of The Game 2020/21 yang dirilis oleh Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB), tendangan bebas diberikan kepada sebuah tim karena pelanggaran lawan.

Advertising

Advertising

Sebagaimana namaaya, saat mendapatkan tendangan bebas, pemain dapat menendang bola tanpa boleh direbut oleh lawan atau dalam kondisi bebas. Lawan hanya diperbolehkan membuat pagar betis dengan jarak minimal 10 meter dari titik tendangan bebas diambil. Setelah tendangan bebas dilakukan, barulah pemain lawan boleh merebut bola dan permainan berlanjut.

Dalam aturan sepak bola, terdapat dua jenis tendangan bebas: secara langsung (direct) dan tidak langsung (indirect). Saat pemain melakukan tendangan bebas langsung, pemain boleh menendang bola langsung ke arah gawang untuk mencetak gol.

Sebaliknya, pada saat melakukan tendangan bebas tidak langsung, bola yang ditendang harus terlebih dahulu dioper ke lawan. Apabila dalam kondisi tendangan bebas tidak langsung pemain menendang bola ke arah gawang dan terjadi gol, maka gol dinyatakan tidak sah.

Baca juga: Jumlah Pemain Sepak Bola Satu Regu Saat Pertandingan, Posisi, Tugas

Tendangan Bebas Langsung & Aturannya

Tendangan bebas langsung diberikan jika seorang pemain melakukan pelanggaran terhadap lawan dengan cara yang dianggap oleh wasit sebagai tindakan ceroboh, sembrono, atau menggunakan kekuatan yang berlebihan. Pelanggaran ini terjadi ketika bola masih 'hidup' (permainan masih berjalan).

Menurut Laws of The Game 2020/21, tindakan disebut ceroboh jika seorang pemain menunjukkan kurangnya perhatian atau pertimbangan saat melanggar lawan. Untuk pelanggaran demikian, wasit tidak memberikan sanksi displin.

Tindakan sembrono adalah ketika seorang pemain bertindak dengan mengabaikan bahaya, atau mengabaikan konsekuensi atas tindakannya tersebut. Pemain yang melakukan pelanggaran ini diperingatkan wasit dengan kartu kuning.

Tindakan penggunaan kekuatan yang berlebihan adalah ketika seorang pemain menggunakan tenaga/kekuatan melebihi dari yang diperlukan, yang bisa jadi membahayakan keselamatan lawan. Untuk pelanggaran seperti ini, pemain harus diusir wasit dengan kartu merah.

Beberapa pelanggaran yang masuk dalam kategori dihukum tendangan bebas adalah sebagai berikut.

  • pelanggaran handball (kecuali penjaga gawang di dalam kotak penalti dan pemain tim bertahan di kotak penalti)
  • melakukan tindakan yang sifatnya mengganjal lawan
  • menghalangi lawan dengan kontak
  • menggigit atau meludahi seseorang
  • melempar benda ke arah bola, lawan, atau ofisial

Saat sebuah tim mendapatkan hadiah tendangan bebas langsung, eksekutor hanya boleh menendang dengan 1 sentuhan. Hal ini dimaksudkan agar pemain tidak menyentuh bola untuk kemudian menendangnya lagi.

Dalam tendangan bebas langsung, meski eksekutor bisa menendang langsung ke arah gawang, ia tetap diperbolehkan untuk mengumpan ke rekan satu timnya. Ini adalah pilihan yang tidak melanggar aturan.

Baca juga: Ronaldo Ulangi Gol Tendangan Bebas yang Tercipta 10 Tahun Lalu

Tendangan Bebas Tidak Langsung

Sinyal tendangan bebas tidak langsung ditunjukkan oleh wasit dengan mengangkat lengan ke atas dan baru menurunkannya sampai bola yang ditendang mengenai pemain lain.

Saat melakukan tendangan bebas tidak langsung, pemain wajib mengoper bola terlebih dahulu ke rekan satu tim. Apabila dari tendangan bebas tidak langsung, lantas tercipta gol tanpa melalui sentuhan rekan satu timnya, maka gol dianggap tidak sah dan tendangan gawang akan diberikan kepada tim lawan.

Tendangan bebas tidak langsung bisa terjadi di mana saja, bahkan di area kontak penalti. Hal ini akan terjadi apabila pemain melakukan back pass kepada penjaga gawang, kemudian penjaga gawang menangkap bola tersebut.

Saat hal ini terjadi, maka aturan wajib mengambil jarak 10 meter dari titik tendangan bebas tidak mutlak karena keterbatasan ruang. Sebagai gantinya, pemain biasanya akan berkumpul di depan gawang untuk menjaga pertahanan agar tidak terjadi gol.

Selain menangkap bola dari back pass, pelanggaran lain oleh kiper yang berbuah tendangan bebas tidak langsung untuk kubu lawan di daerah kotak penalti sang kiper adalah hal-hal berikut.

  • mengontrol bola dengan tangan/lengan selama lebih dari 6 detik sebelum melepaskannya.
  • menyentuh bola dengan tangan/lengan setelah melepaskannya dan sebelum menyentuh pemain lain
  • menyentuh bola dengan tangan/lengan setelah menerimanya secara langsung dari lemparan ke dalam yang dilakukan oleh rekan setim, kecuali jika sang kiper dengan jelas menendang atau berusaha menendang bola.
Seorang penjaga gawang di areal penalti, para pemain lapangan juga dapat dihukum dengan tendangan bebas tidak langsung jika melakukan pelanggaran-pelanggaran berikut.

  • Bermain dengan cara yang berbahaya. Maksudnya, semua tindakan yang meski berupaya memainkan bola, memberikan ancaman cedera kepada seseorang (baik pemain lawan atau bahkan pemain itu sendiri), termasuk tindakan yang membuat lawan di dekat sang pemain tercegah dari upaya memainkan bola karena takut cedera.
  • Menghambat laju lawan tanpa melakukan kontak. Maksudnya, bergerak ke jalur lawan untuk menghalangi, memblokir, memperlambat, atau memaksa perubahan arah ketika bola tidak berada dalam jarak ideal untuk dimainkan.
  • terbukti bersalah ketika mendebat, menggunakan bahasa dan/atau gerak tubuh yang menyinggung, menghina, atau kasar, atau melakukan pelanggaran verbal lain.
  • mencegah penjaga gawang melepaskan bola dari tangan atau mencoba menendang bola saat penjaga gawang sedang dalam proses melepaskan bola dari tangan.

Baca juga: Gambar Lapangan Sepak Bola dan Gawang Beserta Ukurannya

Perbedaan Tendangan Bebas dan Tendangan Penalti

Tendangan bebas tidak langsung merupakan satu-satunya eksekusi yang bisa terjadi di kotak penalti. Hal ini sering membuat awam bingung mengenai perbedaan aturan tendangan bebas tidak langsung dengan tendangan penalti.

Perbedaan keduanya terdapat pada pelanggaran yang dibuat oleh pemain. Apabila pemain melakukan pelanggaran yang menyebabkan tendangan bebas tidak langsung di kotak penalti, misal back pass yang ditangkap kiper, maka wasit akan memberikan hukuman tendangan bebas tidak langsung.

Sementara itu, jika ada pemain melakukan pelanggaran yang menyebabkan tendangan bebas langsung di kotak penalti, maka wasit akan menunjuk titik putih. Sehingga, bisa disimpulkan bahwa penalti merupakan tendangan bebas langsung di area penalti.

Penyelesaian tendangan bebas tidak langsung dalam kotak penalti dan tendangan penalti juga berbeda. Dalam hukuman tendangan bebas tidak langsung dalam kotak penalti, ada pagar betis yang menghalangi pemain dalam tim menyerang.

Sementara itu, tendangan penalti dilakukan dengan posisi satu pemain menyerang lawan kiper tanpa penghalang. Jarak tendangan penalti dari gawang adalah 12 yard (sekitar 11 meter).

Baca juga artikel terkait PENJASKES atau tulisan menarik lainnya Rofi Ali Majid
(tirto.id - rof/fds)

Penulis: Rofi Ali Majid Editor: Fitra Firdaus Kontributor: Rofi Ali Majid

JIKA seorang pemain lawan melakukan pelanggaran kepada pemain tim dan berbuah tendangan bebas, maka tendangan bebas atau free kick itu tidak bisa hanya diartikan sebagai tendangan bebas biasa. Menurut aturan sepakbola FIFA pasal 13, tendangan bebas terbagi dua, yakni tendangan bebas langsung dan tidak langsung.

Dua tendangan bebas itu terbagi berdasarkan zona pelanggaran yang terjadi. Mudahnya, saat pemain dapat mengeksekusi tendangan bebas langsung ke gawang lawan, maka itu disebut tendangan bebas langsung.

Namun jika tidak dapat melakukannya, dan cenderung mengumpan bola kepada rekannya, maka itu disebut tendangan bebas tidak langsung. Penjelasan itu dijelaskan dengan sederhana. Akan tetapi ada juga penjelasan detail dari dua kategori tendangan bebas itu.

1. Peraturan Tendangan Bebas Langsung

Tendangan bebas langsung atau yang dikenal juga sebagai tendangan satu sentuhan kaki, mengacu pada satu tendangan untuk mencetak gol. Tendangan ini selalu terjadi di tempat terjadinya pelanggaran di daerah musuh atau dekat kotak penalti lawan.

Pemain dapat mengeksekusi tendangan langsung yang bertujuan membuat gol dari posisi tersebut. Meski begitu hal lain terjadi jika pelanggaran terjadi di dalam kotak penalti. Namanya bukan tendangan bebas lagi melainkan tendangan penalti.

Menurut peraturan FIFA, tendangan bebas langsung diberikan wasit dengan pelanggaran seperti berikut:

- Meloncat kepala pemain lawan

- Menendang atau berniat menendang pemain lawan

- Melakukan tekel yang dilarang atau tekel berbahaya

- Menarik atau berniat melakukannya kepada pemain lawan

- Sengaja memainkan bola dan memancing provokasi lawan.

2. Tendangan Bebas Tidak Langsung

Tendangan bebas tidak langsung ialah tendangan tidak yang tidak bertujuan untuk langsung mencetak gol. Biasanya karena pelanggaran dilakukan lawan jauh dari luar kotak penalti atau di daerah tim musuh, bukan daerah permainan tim sendiri.

Sejarah tendangan bebas itu diambil dari peraturan Sheffield yang menyatakan bahwa tak ada gol yang dapat tercipta dari tendangan bebas tidak langsung, karena posisinya yang jauh dari gawang lawan. Peraturan itu dimasukkan ke peraturan pertandingan pada 1877. Ada juga tendangan bebas tidak langsung di kotak penalti yang diberikan terkait pelanggaran yang dilakukan kiper. Meski kiper melakukan pelanggaran di kotak penalti, namun tim yang diberikan keuntungan bukan berupa tendangan penalti, melainkan tendangan tidak langsung yang mengarah ke gawang berupa satu pemain mengumpan dahulu ke rekannya yang kemudian bisa langsung menendang ke arah gawang lawan.

Menurut peraturan, tendangan bebas tidak langsung di kotak penalti diberikan ketika kiper melakukan hal berikut:

- Menyentuh bola dengan tangannya setelah rekannya sengaja memberikan bola, atau melakukan back pass yang menyulitkannya untuk menendang karena adanya tekanan pemain lawan.

- Memegang bola dengan tangannya lebih dari enam detik sebelum melepaskannya lagi

- Menyentuh bola dengan tangannya setelah melepaskannya, dan sebelum pemain lain menyentuhnya.

- Menyentuh bola dengan tangannya setelah dia menerima bola langsung dari lemparan ke dalam yang diambil rekan setimnya.

Tendangan bebas tidak langsung juga bisa diberikan wasit ketika pemain lawan melakukan hal berikut:

- Menghentikan kiper untuk memaksa melepaskan bola dari tangannya

- Bermain dengan cara yang berbahaya

- Mengganggu pergerakan pemain lawan, kecuali ketika melindungi bola dari sergapan pemain lawan.

Selain kedua kategori tendangan bebas tidak langsung di atas itu, ada juga peraturan umum untuk tendangan bebas langsung dan tidak langsung dalam sepakbola.

3. Peraturan Umum untuk Tendangan Bebas Langsung dan Tidak Langsung

Penendang tidak boleh menendang bola dua kali sebelum bola disentuh pemain lainnya, jika tidak, tendangan bebas tidak langsung akan diberikan kepada pemain lawan dari tempat pelanggaran terjadi.

Sebuah tendangan bebas tidak langsung juga diindikasikan dengan gerakan wasit saat dia akan mengangkat tangannya di atas kepala, dan tangannya tetap pada posisi tersebut hingga tendangan dilakukan, sampai bola menyentuh pemain lainnya.

Jika wasit tak mengangkat tangannya untuk menunjuk zona tendangan bebas tidak langsung, dan penendang mengeksekusi bola tepat ke gawang lawan, maka tendangan bebas tidak langsung akan diambil kembali.

Pemain tidak diperbolehkan memberi isyarat atau menggerakkan bagian tubuhnya untuk mengganggu lawan ketika tendangan bebas dilakukan. Jika tidak, maka pemain yang melakukannya akan diperingati wasit.

Melakukan gerakan yang pura-pura seperti diving agar dapat terjadi pelanggaran tendangan bebas langsung dan tendangan bebas tidak langsung juga diperbolehkan, namun tindakan itu merusak nilai fair play sepakbola.

Pemain yang tidak berada di posisi yang diperbolehkan untuk menendang ketika tendangan bebas dilangsungkan akan diperingati dan jika mereka mengulanginya lagi, maka mereka diminta mundur. Wasit seharusnya memperbolehkan tendangan bebas diulang dalam situasi tersebut.

Meski begitu, jika eksekutor mengambil tendangan bebas cepat sebelum lawan (pagar betis) berada di zona yang diizinkan, wasit diperbolehkan melanjutkan permainan.